Rabu, 09 September 2020

Materi Biologi kls XI ( Kamis, 10 sept 2020 ) 

Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan

A. Macam-Macam Jaringan Hewan Vertebrata
1.       Jaringan Epitelium
Macam
Fungsi
Contoh
1.       Epitel pipih selapis
untuk proses sekresi, filtrasi, difusi, dan osmosis
pembuluh darah kapiler, selpaut pembungkus jantung, alveolus, pembuluh limfe
2.       Epitel pipih berlapis banyak
Untuk perlindungan
kulit telapak kaki, rongga mulut, rongga hidung, anus
3.       Epitel kubus selapis
Untuk proses sekresi dan perlindungan
nefron ginjal, permukaan ovarium, lensa mata
4.       Epitel kubus berlapis banyak
Untuk proses sekresi dan absorbsi
kelenjar keringat, kelenjar ludah, testes
5.       Epitel silindris selapis
          bersilia
          tidak bersilia
     organ reproduksi
     Untuk penyerapan nutrisi
    oviduk dan uterus
    lambung, usus (jejunum dan ileum)
6.       Epitel slilindris berlapis banyak
Untuk sekresi dan pelindung
laring,faring, trakhea, kelanjar ludah
7.       Epitel silindris berlapis semu/ silindris bersilia
Untuk sekresi dan pelindung
trakea, rongga hidung
8.       Epitel transisional
Untuk saluran ekskresi
ureter, uretra, dan kandung kemih

2.       Jaringan Ikat
Macam-macam jaringan ikat:
a.       Jaringan ikat longgar
berfungsi sebagai pembungkus organ-organ tubuh dan menghubungkan bagian-bagian dari jaringan lainnya, dapat dijumpai pada mesentarium(selaput perut), pembungkus pembuluh darah, selaput mielin pada akson saraf, dan lapisan subkutan kulit.
b.      Jaringan ikat padat
berfungsi untuk menghubungkan berbagai organ tubuh seperti pada katup jantung, kapsul persendian, fasiatendon, dan ligamen.
c.       Jaringan Tulang rawan (kartilago)
berfungsi memperkuat rangka baik pada embrio maupun pada saat dewasa. Berdasarkan matrik dan susunan serabutnya, dibedakan menjadi:
·      Kartilago hialin (matriks berwarna putih kebiruan dan transparan), berperan sebagai rangka pada masa embrio, pada orang dewasa melapisi permukaan sendi antartulang persendian dan saluran pernapasan.
·      Kartilago elastis (matriks berwarna kuning), terdapat pada organ laring, pembuluh eustachius, dan telinga luar.
·      Kartilago fibrosa (matriks berwarna gelap dan keruh), ditemukan diantara ruas tulang belakang, pertemuan tulang kemaluan, dan tendon.
d.      Tulang sejati (Osteon)
Berdasarkan kepadatan matrik atau ada tidaknya rongga di dalamnya, tulang dibedakan menjadi tulang kompak (tulang keras atau tulang padat dengan matriks tersusun rapat) dan tulang spons (tulang bunga karang dengan matriks tersusun longgar).
e.      Jaringan Darah (Blood Tissue)
·      Komponen utama: cairan yang berisi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), keping-keping darah (trombosit), serta cairan plasma darah.
·      Fungsi: pengangkutan O2 dan CO2, sari-sari makanan, hormon, sisa metabolisme, dan alat pertahanan tubuh.
f.        Jaringan Limfe (Getah Bening)
·      Jaringan limfe banyak terdapat pada organ seperti timus, nodus limfa, dan tonsil.
·      Fungsi: mengedarkan asam lemak dan gliserol ke seluruh tubuh dan sebagai alat pertahanan tubuh.

3.       Jaringan Otot (Muscle Tissue)
Berdasarkan struktur penyusunnya dapat dibedakan menjadi:
a.     Otot polos, misalnya pembuluh darah, usus, kantung kemih, dan rahim.
b.    Otot rangka/lurik, otot rangka terdapat pada seluruh rangka tubuh, anus, dan mata.
c.     Otot jantung, otot jantung terletak pada dinding jantung dan vena besar yang menuju ke jantung.

4.       Jaringan Saraf (Neuron Tissue)
a.       Unit terkecil jaringan saraf adalah neuron (sel saraf). Jaringan ini sangat penting untuk mengatur kerja organ-organ tubuh bersama sistem hormon.
b.      Bagian-bagian dari neuron:
1)      Dendrit berfungsi membawa rangsangan ke badan sel.
2)      Badan sel, merupakan bagian sel saraf yang mengandung nukleus (inti) dengan nukleolus (anak inti) di tengahnya.
3)      Neurit (akson), berfungsi membawa rangsangan dari badan sel ke neuron lain. Akson memiliki selubung yang terdiri dari:
a)      Selubung mielin, berfungsi sebagai isolator dan pemberi nutrien bagi akson.
b)      Selubung neurilema, berfungsi untuk regenerasi akson dan dendrit yang rusak.

B.      Organ Hewan Vertebrata
Organ yang terbentuk dari beberapa jaringan yang melakukan fungsi tertentu di dalam tubuh.  Berdasarkan letaknya, organ dibedakan menjadi dua, yaitu:
1.       Organ dalam, contoh: hati, ginjal, usus, jantung, dan paru-paru.
2.       Organ luar, contoh: tangan, kaki, hidung, mulut, telinga, dan mata.

C.      Sistem Organ
Sistem organ adalah gabungan dari beberapa organ yang melaksanakan satu fungsi dalam koordinasi tertentu.  Berikut adalah  sistem organ pada tubuh hewan vertebrata.
No.
Sistem Organ
Fungsi
Organ Penyusun
1.        
gerak
menyokong, melindungi organ dalam, dan sebagai alat gerak
tulang dan otot
2.        
kulit
melindungi dan menutup alat-alat tubuh
kulit tubuh, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak
3.        
saraf
menerima rangsang dari lingkungan, mengatur tingkah laku, dan mengkoordinasikan aktivitas tubuh
otak, sumsum tulang belakang, sumsum lanjutan,  serabut saraf dan simpul saraf
4.        
sirkulasi
mentransportasikan darah dan limfa ke seluruh bagian tubuh
jantung, pembuluh darah, pembuluh limfa, dan darah
5.        
respirasi
bernapas (Pertukaran gas O2 dan CO2)
hidung, tenggorokan, paru-paru
6.        
ekskresi
mengeluarkan sisa-sisa metabolisme dan menjaga keseimbangan lingkungannya
ginjal, ureter, kantung kemih, uretra
7.        
reproduksi
berkembangbiak dan menghasilkan keturunan
penis, testis, ovarium, uterus
8.        
pencernaan
mencerna makanan
mulut, faring, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, anus, dan kelenjar pencernaan.
9.        
endokrin (kelenjar buntu)
menghasilkan hormon dan mengintegrasikannya dengan fungsi organ tubuh
kelenjar tiroid, paratiroid, pituari, dan adrenal
Contoh Soal dan Penyelesaian
1.    Epitelium bersilia melapisi bagian tubuh beriku ini, kecuali ….
A.      trakea
B.      bronkus
C.      rongga hidung
D.      saluran sperma
E.       usus
Penyelesaian
Jaringan epitel yang memiliki bentuk silia adalah epitel slindris selapis bersilia, epitel silindris berlapis banyak bersilia, dan epitel silindris berlapis semu. Jaringan tersebut banyak ditemukan pada saluran ekskresi besar, sebagian besar saluran reproduksi jantan, saluran pernapasan, dan rongga hidung. Jaringan epitel ini mempunyai fungsi yang berhubungan dengan proteksi atau perlindungan, sekresi, dan gerakan zat yang melewati permukaan. Seperti di saluran pernapasan, silia berfungsi sebagai ”saringan” bagi udara yang masuk melalui rongga hidung. Debu dan partikel kecil lainnya yang terbawa masuk akan dihalau oleh gerakan silia dan kita akan terbatuk untuk mengeluarkan debu dan partikel tersebut. Adapun saluran pencernaan termasuk lambung dan usus dilapisi ooleh epitelium silindris selapis tidak bersilia.

Kerjakan tugas biologi melalui link dibawah ini! Tugas biologi XI ( Jaringan Hewan)

 

ANABOLISME ( KAMIS, 10 SEPT 2020 ) 

Pengertian dan Perbedaan Fotosintesis dan Kemosintesis

Mendengar kata fotosintesis pasti sudah tidak asing ‘kan buat kamu, Squad? Fotosintesis dibutuhkan untuk memproduksi zat makanan berupa glukosa. Proses ini bukan hanya dilakukan oleh tumbuhan lho, tapi juga dilakukan oleh alga dan beberapa jenis bakteri. Ternyata, selain fotosintesis, ada juga proses kemosintesis. Biar lebih jelas, baca artikel ini yuk untuk tahu pengertian dan perbedaan fotosintesis dan kemosintesis.

Materi Fotosintesis

Fotosintesis merupakan proses penyusunan atau pembentukan senyawa kompleks (organik) dari senyawa sederhana (anorganik) dengan menggunakan energi cahaya. Nantinya proses ini akan menghasilkan glukosa dan oksigen. Proses fotosintesis berlangsung pada pigmen fotosintetik (klorofil) dalam kloroplas yang terdiri dari grana sebagai tempat reaksi terang dan stroma sebagai tempat reaksi gelap.

Dalam fotosintesis, dihasilkan glukosa yang disimpan dalam bentuk amilum (karbohidrat dan dilepaskan oksigen). Untuk bisa melakukan fotosintesis, diperlukan karbondioksida (CO2) diambil dari udara melalui stomata dan air (H2O) diambil dari tanah oleh akar kemudian lewat xilem yang didistribusikan ke daun. Selain glukosa, proses fotosintesis juga menghasilkan oksigen (O2), yang kita perlukan tiap hari untuk bernapas

Cahaya menjadi faktor penting dalam proses berlangsungnya fotosintesis, sementara fotosintesis merupakan proses yang menjadi kunci dapat berlangsungnya proses metabolisme yang lain di dalam tanaman. Hasil fotosintesis berupa amilum di daun yang kemudian ditransportasikan ke tempat cadangan makanan itu tentu untuk menyediakan makanan bagi seluruh kehidupan di bumi baik secara langsung atau tidak langsung.

Ternyata, fotosintesis tidak hanya terjadi dalam satu kali proses saja, Squad. Fotosintesis memiliki dua langkah untuk menghasilkan produk fotosintesis, yang pertama adalah reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi terang terjadi pada grana (granum), sedangkan reaksi gelap terjadi di dalam stroma. Dalam reaksi terang, terjadi konversi energi cahaya menjadi energi kimia dan menghasilkan oksigen (O2).

Struktur Kloroplas

Struktur kloroplas, tempat terjadinya fotosintesis (Sumber: informasi-pendidikan.com)

Dalam reaksi terang, klorofil yang ada dalam daun akan menangkap cahaya matahari. Ingat, cahaya menjadi unsur penting di fotosintesis, jika tidak ada cahaya tidak akan terjadi proses ini. Energi yang ditangkap klorofil tersebut akan digunakan untuk memecah molekul air dalam tumbuhan. Pemecahan molekul air tersebut disebut fotolisis. Ion H+ diikat oleh CO Enzim NADP di daun dan menjadi NADPH. Elektron yang terlepas dari aktifnya klorofil juga untuk membentuk ADP menjadi ATP.

Bagan proses fotosintesis. (Sumber: scienceandenvironmentyear3.com).

Sedangkan reaksi gelap merupakan lanjutan dari reaksi terang dan terjadi di dalam stroma. Sesuai dengan namanya, reaksi gelap tidak memerlukan bantuan cahaya sebagai sumber energi. Lalu, pakai apa dong?

Reaksi gelap juga dikenal sebagai siklus Calvin-Benson. Meski dalam proses ini tidak memerlukan cahaya, bukan berarti proses ini tidak bisa berjalan ketika ada cahaya, lho Squad. Pada reaksi gelap, yang akan terjadi adalah pengikatan karbondioksida (CO2) di stroma (bagian dalam kloroplas). CO2 ketika ditangkap akan diikat oleh RuBP. Masih ingat energi ATP dan NADPH yang dihasilkan dari reaksi terang? Dalam reaksi gelap, mereka akan digunakan sebagai energinya.

Nah, dari pengikatan CO2 terbentuklah senyawa yang disebut Phospho Gliserat Acid (PGA). PGA dengan mendapatkan H+ dari NADPH dan energi dari pembongkaran ATP, kemudian terbentuklah senyawa PGAL (Phospo Gliser Aldehide). PGAL digunakan untuk membentuk glukosa dalam sintesa dan PGAL juga membentuk RuBP kembali supaya bisa mengikat CO2 kembali yang dikenal dengan regenerasi. Di dalam reaksi gelap, ada empat tahap yang terjadi:

1. Fiksasi (pengikatan).

2. Reduksi (pengurangan).

3. Regenerasi (pembentukan kembali).

4. Sintesa (pembentukan).

Bagan Proses Terjadinya dan Cara Fotosintesis

Materi Kemosintesis

Selain fotosintesis, ternyata ada proses lain yang terjadi. Namanya kemosintesis. Sama seperti fotosintesis, kemosintesis merupakan proses pembentukan (anabolisme). Meski begitu, perlu diingat bahwa proses ini tidak terjadi di dalam tumbuhan, Squad. Proses penyusunan bahan organik yang menggunakan sumber energi dengan cara pengoksidasian (pemecahan) senyawa kimia. Kemosintesis dapat kamu temukan dalam:

1. pembentukan sulfat oleh bakteri sulfur (Thiobacillus, Bagiatoa)

2. pembentukan nitrat oleh bakteri nitrat dan bakteri nitrit (Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter).

Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa tertentu. Misalnya bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi Fe3+ (ferri). Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara mengoksidasi NH3, tepatnya amonium karbonat menjadi asam nitrit dengan reaksi berikut ini:

KEMOSINTESIS NITRIFIKASI

Organisme yang melakukannya disebut kemoautotrof. Bakteri kemoautotrof ini akan mengoksidasi senyawa-senyawa tertentu dan energi yang dihasilkan tersebut akan digunakan untuk asimilasi karbon.

Beberapa bakteri kemosintesis ini mempunyai kemampuan seperti organisme berklorofil, yaitu mampu membuat karbohidrat dari bahan mentah anorganik, tetapi mereka tidak menggunakan energi cahaya untuk melakukan hal itu. Pengubahan karbondioksida menjadi karbohidrat dapat pula terjadi dalam sel-sel hewan seperti pada sel-sel tumbuhan. Bakteri pelaku kemosintesis memperoleh energi dan elektron-elektron dengan melaksanakan oksidasi beberapa substansi tereduksi yang ada di alam sekitarnya. Energi bebas tersedia oleh oksidasi ini kemudian digunakan untuk pembuatan karbohidrat.

Bagan Proses Terjadinya dan Cara Kemosintesis

Energi yang telah didapat tersebut dipakai untuk mereduksi karbondioksida menjadi karbohidrat dengan cara yang sama seperti yang dilakukan bakteri belerang fotosintetik. Mereka menyelesaikan oksidasi senyawa besi yang teroksidasi sebagian dan mampu merangkaikan energi yang dihasilkan oksidasi ini untuk mensintesis karbohidrat. Oksidasi ini menghasilkan energi untuk mendorong reaksi sintesis bakteri tersebut. Nitrat yang dihasilkan menyediakan keperluan nitrogen bagi tumbuhan. Untuk mudahnya, kamu bisa lihat di bagan ini, Squad.

Bagan Sederhana Kemosintesis

Bagan Proses Kemosintesis (Sumber: scienceandenvironmentyear3.com).

Proses fotosintesis dan kemosintesis ini merupakan proses alami yang akan selalu terjadi dalam pembentukan sel-sel baru. Maka dari itu, baiknya kita tidak mengganggu proses tersebut agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga. Nah, kamu bisa nih, Squad menguji kemampuan kamu tentang anabolisme

Kerjakan latihan soal melalui link dibawah ini !

TUGAS BIOLOGI XII


Rabu, 02 September 2020

 Pertemuan hari ini  ( kamis, 3 sept 2020 ) ulangan harian bab I

Kerjakan soal ulangan harian melalui link dibawah ini! 

Penilaian harian 1

 Pertemuan hari ini ( kamis, 3 sept 2020 ) ulangan hatian bab I

Kerjakan soal ulangan harian melalui link dibawah ini!! 

Penilaian Harian I

 Pertemuan hari ini ( kamis, 3 sept 2020 ) ulangan harian bab I. 

Kerjakan soal ulangan harian I melalui link dibawah ini! 

Penilaian Harian I

MATERI BIOLOGI KELAS XII( KAMIS 24 FEBRUARI 2022 )  Mengenal Mekanisme Evolusi Makhluk hidup yang ada di bumi ini akan mengalami perubahan s...